Page 19 - BUKU PANDUAN KERJA PRAKTIK EDISI 7
P. 19
PANDUAN PENULISAN KERJA PRAKTIK | EDISI 7 HAL - 11
6) Jika halaman yang diacu lebih dari satu halaman, perlu disebutkan
jangkauannya dengan menggunakan tanda minus. Contoh:
a) Menurut Febri (2004, 6-8), ….
7) Pengutipan definisi dari sumber yang tidak dalam Bahasa Indonesia
perlu ditulis dalam bentuk aslinya, bukan terjemahannya.
a) Menurut Elmasri dan Navathe (1994, 2), DBMS adalah “a
collection of programs that enables users to create and maintain
database.”
8) Jika yang diacu adalah sumber di Internet, penyebutan nama penulis
tetap mengikuti aturan-aturan yang disebutkan terdahulu. Contoh:
a) Menurut penelitian tentang komputasi bergerak
(http://www.x.com), diperoleh …. perlu ditulis menjadi
b) Menurut penelitian tentang komputasi bergerak (Hunt, 2004),
diperoleh ...
jika yang diacu mencantumkan nama pengarang dan tahun. Bila
tahun tidak ada, tahun diisi dengan saat informasi diperoleh.
2.3.16. Memutuskan Kata
Cara memutus kata bukan saja mempengaruhi keindahan garis tepi
kanan, tetapi juga menyangkut persoalan tata tulis. Memutus suatu kata
dan melanjutkannya pada baris berikutnya tidak boleh dilakukan
sembarangan.
Kata-kata yang memiliki suku kata yang hanya terdiri dari satu huruf
seperti kata i-ni, du-a, ke-a-man-an, me-ni-a-da-kan, dalam penulisan
Kerja Praktik tidak diperkenankan diputus. Jadi misalnya memutus kata
seperti a/kan, ke/adaan, menga/suh, dan semacamnya tidak dapat
dibenarkan
2.3.17. Menyingkat Kata
Penyingkatan kata-kata diperkenankan sepanjang singkatan-
singkatannya sudah lazim dijumpai di kalangan keahlian penulis.
Beberapa kata dalam teknik tata tulis bukan saja diperkenankan untuk
disingkat, melainkan merupakan ketentuan yang umum, seperti
misalnya ibid. (dari ibidem), op. cit. (opere citato), et al. (dari et alii), et
Tanggal Revisi : 10 Juli 2023
Tanggal Berlaku : 07 Agustus 2023

